Gris Ambot April 26, 2020

Pemuda Lintas Agama yang tergabung dalam Tim Relawan Tanggap Covid-19 melakukan aksi solidaritas pembagian masker secara gratis kepada warga, Sabtu(25/04/2020). Kegiatan yaitu dalam rangka gerakan 1000 masker Manggarai untuk Kecamatan Reok.

Sejumlah oraganisasi pemuda di wilayah itu terlibat, antara lain Tim Kerja Tanggap Covid-19 Kevikepan Reo dalam kordinasi dengan posko Omnia In Caritate Keuskupan Ruteng, Remaja Mesjid Nurul Huda Reo, OMK Kevikepan Reo, OMK Paroki Reo, Kantin Muslimah Reo, Relawan Pemuda Peduli Covid-19 Kecamatan Reok, Himpunan Mahasiswa Muslim Reo Jogja, dan Himpunan Mahasiswa Reo Makasar.

Aksi solidaritas ini merupakan kegiatan tahap pertama sejak tim relawan ini dibentuk sebagai bagian kepedulian kaum muda dalam upaya pencegahan terhadap penyebaran covid-19 di Manggarai.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 Wita bertempat di lapangan sepak bola Reo dan diawali dengan pengarahan singkat yang disampaikan oleh Vikep Reo, Rm.Herman Ando,Pr.

Rm Herman Ando memberi arahan kepada para pemuda lintas agama sebelum melakukan kegiatan

Dalam arahanya, Rm.Herman Ando mengatakan, yang paling penting dari aksi kemananusiaan yang kita lakukan adalah bukan soal barangnya tetapi niat baik kita untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Mereka yang kita layani bukan sebagai obyek, melainkan sebagai subyek yang harus kita bantu dan apa yang kita beri bukan soal barangnya tetapi niat suci kita, itu yang paling penting, niat suci kita yang mau mencegah, mau mengatasi itu yang jauh lebih penting,” kata Romo Herman Ando kepada media Komsos Ruteng.

Lebih lanjut, Rm.Herman Ando mengajak tim relawan untuk tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk berpolitik praktis, tetapi kemurnian hati kaum milenial lintas iman dan lintas usia.

“Saya mengajak tim relawan untuk tidak ada maksud politik dalam aksi ini, benar kemurnian orang muda, kemurnian kaum milenial lintas batas,lintas iman, lintas kepercayaan, lintas usia dan kita mau membantu siapa saja,” lanjut Vikep Reo itu.

Setelah arahan selesai, tim relawan dibagi kedalam beberapa kelompok dan bergerak menuju lokasi yang menjadi sasaran kegiatan pada tahap pertama, antara lain di kompleks pertokoan Reo, pasar inpres Reo, dan pasar sayur dengan sasaran kepada para pedagang, tukang ojek, dan para sopir serta masyarakat.

Perwakilan tim relawan Pemuda Lintas Agama, Muhamad Sigit mengatakan, tim relawan ini terbentuk dari beberapa oragnisasi pemuda atau komunitas yang memiliki kepedulian untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Harapan kami kedepan, kata Sigit, dengan adanya Gerakan-gerakan seperti ini dapat membantu memutus rantai penyebaran covid-19 di Kecamatan Reok,” ujar anggota Remaja Mesjid Nurul Huda Reo yang akrab disapa Sigit kepada tim Komsos Ruteng.

Salah seorang warga yang sudah mendapat masker, Nikolaus Lujam, kepada media Komsos Ruteng mengatakan, merasa senang karena sudah mendapatkan masker secara gratis serta menyampaikan terima kasih kepada tim relawan.

Ami masyarakat terima kasih agu ite petugas relawan ali ami senang kole woko tiba masker h’o, tegi dami kali ga porong neka cai ce’e ite beti corona ho’o (kami sebagai masyarakat menyampaikan terima kasih kepada tim relawan yang sudah memberikan masker ini, kami berharap agar Covid-19 tidak menyebar sampai kesini)”, ujar Nikolaus.

Penyerahan bantuan 10 Tong Cuci Tangan di Pasar Reo.

Setelah pembagian masker dilakukan, tim relawan Covid-19 meletakan sebanyak 10 tong yang sudah berisi air dan sabun cair untuk cuci tangan di setiap titik pintu masuk pasar sayur, pasar barang, dan pasar ikan. Tong tersebut merupakan sumbangan dari Himpunan Mahasiswa Muslim Reo di Jogjakarta, mereka tergabung dalam satu komunitas amal Rencana Reo.

Ketua Kordinator Rencana Reo, Disman Manasa kepada media Komsos Ruteng mengatakan, Rencana Reo yang merupakan komunitas amal yang dibentuk untuk membantu tim relawan mencegah penyebaran Covid-19 di Manggarai.

“Kami Masiswa Muslim Reo di Jogja telah membentuk komunitas amal sebagai wadah untuk menanggulangi penyebaran covid-19 dan sampai hari ini kami telah bergabung dengan satgas relawan di kecamatan Reok serta ini merupakan kegiatan perdana kami dengan menyumbangkan tong air berjumlah 10 buah untuk diletakan dibebrapa tempat di Reo,” ujar Disman.

Lebih lanjut, Disman berharap agar adanya perhatian dari semua pihak baik pemerintah maupun pihak-pihak yang peduli dengan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Bicara soal harapan, kata dia, tentu kita masih membutuhkan perhatian yang banyak baik itu dari pemerintah maupun dari semua pihak dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di Kecmatan Reok. Kita masih membuthkan kerja sama dibidang amal seperti ini untuk kedepanya, kolaborasi antar Remas dan OMK harus lebih ditingkatkan lagi, kami sebagai mahasiswa senang kalau pulang kampung dan bisa berkumpul bersama saudara untuk membangun kerja sama yang sudah dijalin sejak lama,” urai Disman.