Gris Ambot December 2, 2019

Pengelolaan sampah menjadi masalah besar yang ramai diperbincangkan di Reo akhir-akhir ini. keterbatsan sarana dan prasarana, sperti tempat sampah, tempat pembuangan akhir (TPA) belum diselesaikan sampai saat ini.

Salah satu solusi yang dilakukan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Reo, yaitu dengan menyulap botol air mineral menjadi tempat sampah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian OMK untuk menatasi masalah sampah.

“pembuata tempat sampah yang didaur ulang dari sampah unorganik seperti botol mineral yang sudah tidak terpakai lagi adalah salah satu cara untuk meminimalisir masalah sampah,” kata Ketua OMK Paroki Reo Bino Maot di Reo, Sabtu (28/11/2019).

Lebih lanjut Bino menjelaskan, Pembuatan tempat sampah dari hasil pengumpulan botol mineral tersebut dilakukan sebagai solusi alternative untuk memerangi masalah sampah dan lingkungan hidup.

Sejalan dengan program pastoral tahun pelayanan yang dicanangkan oleh Greja Lokal Keuskupan Ruteng, OMK hadir sebagai pelayan yang dipanggil sebagai Garam dan Terang Dunia untuk terlibat secara langsung memerangi masalah sampah sebagai musuh bersama yang harus diselesaikan.” Kata Bino.

Bino berharap, dengan adanya program pembuatan tempat sampah dari botol mineral tersebut dapat bermanfaat bagi semua umat sekaligus sebuah bentuk penyadaran untuk tidak membuang sampah disembarang tempat.