Gris Ambot April 21, 2020

Tim Satuan Tugas pencegahan Corona Virus Disease 2019 (covid-19) Desa Satar punda Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur bekerja sama dengan Stasi Satar Teu Paroki Reo menyiapkan tempat karantina bagi para pelaku perjalanan dari luar kabupaten Manggarai Timur. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Satar Punda.

Pengurus Stasi Satar Teu, Remigius Jemeon mengatakan, Stasi sudah memberikan Ijin untuk memberikan dua kamar Gereja di bagian Timur dan Barat untuk bisa digunakan sebagai tempat karantina.

“ Saya sudah meminta ijin kepada ketua Dewan Stasi untuk menggunakan dua kamar Gereja yang di bagian Timur dan Barat untuk dibersihkan yang nantinya bisa digunakan untuk karantina bagi pelaku perjallanan yang dating dari luar kabupaten Manggarai Timur,” ujar Remigius kepada media Komsos, Selasa (21/04/2020).

Vikep Reo Apresiasi Kerja Sama Gereja dan Pemerintah Desa

Mengomentari kerja sama pemerintah desa dan Stasi Satar Teu Paroki Reo, Vikep Reo Rm Herman Ando Pr mengatakan kerja sama Gereja dan pihak Pemerintah di Desa Satar Punda memang sangat perlu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Stasi Satar Teu merupakan bagian dari wilayah Desa Satar Punda, dari aspek Gereja Katolik Stasi Satar Teu dalam kerja sama dengan Pemerintah dan masyarakat, umat, dan pengurus Stasi merelakan Kapela Stasi Satar Teu untuk dijadikan tempat karantina karena tempat ini sangta jauh dari pemukiman warga sehingga bisa dijadikan tempat isolasi”, kata Vikep Reo yang akrab disapa Rm Herman Ando dalam tugas monitoring, Selasa (21/04/2020).

Selanjutnya tentang teknisnya, imbuh dia, “paling penting adalah tinggal saja diatur dan ditata dengan baik pada bagian kapela yang bisa dipakai, karena untuk sementara ini kita belum melaksanakan pelayanan pada hari minggu dalam ibadat bersama di Gereja, tetapi menjalankan ibadat di rumah masing-masing, karena itu mengalihkan fungsi kapela dari biasanya sebagai tempat ibadat dijadikan tempat pelayanan bagi mereka yang membutuhkan untuk dikarantina,” kata Vikep Reo.

Lebih lanjut Romo Herman memberikan apresiasi atas inisitaif yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Satar Punda bersama dengan Pengurus Stasi Satar Teu dalam mengambil Langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran covid-19.

“Saya selaku pimpinan Kevikepan di wilayah ini berterima kasih untuk inisiatif dari pemerintah Desa Satar Punda bersama Pengurus Stasi Satar Teu yang telah merelakan kapela sebagai tempat karantina,” ujar Romo Herman.